Campuran Unsur Mikro Chelated
Bahan utama:
Cu,Fe,Mn,Zn, Mo, B: 10-20%
Fitur:
◆ Ini adalah campuran berbagai unsur mikro yang diformulasikan tinggi, banyak digunakan dalam bahan tambahan pakan ternak, dan produksi industri formulasi cair.
◆ Secara efektif dapat memperbaiki beberapa kekurangan unsur mikro pada hewan dan tumbuhan secara bersamaan.
◆ Menyediakan spektrum penuh unsur hara mikro yang mudah diserap oleh tanaman.
Tembaga Cu
Tembaga adalah terutama terlibat dalam fotosintesis tanaman dan diserap oleh tanaman dalam bentuk Cu2+ dan Cu+.
1. Fungsi utama:
(1) Mengkatalisis reaksi redoks tanaman secara efisien, meningkatkan metabolisme dan sintesis karbohidrat dan protein, dan secara efektif meningkatkan fotosintesis tanaman.
(2) Secara efektif meningkatkan ketahanan tanaman terhadap dingin dan kekeringan.
(3) Berpartisipasi dalam respirasi tanaman, mempengaruhi pemanfaatan zat besi pada tanaman, dan merupakan komponen utama kloroplas.
2. Gejala kekurangan tembaga:
(1) Klorofil berkurang, terjadi kehilangan warna hijau, dan daun tanaman mudah rontok.
(2) Rusaknya perkembangan organ reproduksi.
Seng Zn
Seng diserap tanaman dalam bentuk Zn2+.
1. Fungsi utama:
(1) Secara efektif dapat mengatur rasio nitrogen organik dan nitrogen anorganik pada tanaman, dan meningkatkan kemampuan tanaman untuk menahan kekeringan dan suhu rendah.
(2) Berpartisipasi dalam produksi klorofil, mencegah degradasi klorofil dan pembentukan karbohidrat, dan mendorong pertumbuhan cabang dan daun yang sehat.
(3) Berpartisipasi dalam sintesis auksin dan merupakan penggerak enzim (seperti glutamat dehidrogenase dan etanol dehidrogenase).
2. Gejala kekurangan zinc:
“Penyakit daun” pada pohon buah-buahan menyebabkan matinya cabang-cabang tanaman serta menurunnya hasil dan kualitas.
Ketika pH tanah meningkat, efektivitas seng untuk pertumbuhan tanaman menurun.
Besi (Fe):Tumbuhan menyerap oksida besi terutama dalam bentuk besi besi.
1. Fungsi utama:
(1) Besi merupakan komponen penting enzim tubuh tanaman dan protein elektron, yang berperan dalam fiksasi nitrogen biologis.
(2) Mengatur sintesis protein kloroplas dan klorofil, dan merupakan elemen penting untuk biosintesis klorofil.
(3) Besi merupakan komponen hemoglobin (sitokrom dan sitokrom oksidase) dan protein besi-sulfur dalam sistem redoks, yang berperan penting dalam sintesis protein struktural dalam kloroplas.
2. Gejala kekurangan zat besi : Hilangnya warna hijau pada daun.
3. Faktor utama kekurangan zat besi :
(1) Ketidakseimbangan antar logam (misalnya Mo, Cu, Mn) pada tumbuhan.
(2) Sisa fosfor yang berlebihan di dalam tanah.
(3) PH tanah tinggi, banyak kapur, dan kandungan bikarbonat tinggi.
Mangan (Mn):Mangan di dalam tanah terutama diserap oleh tanaman dalam bentuk Mn2+.
1. Fungsi utama:
(1) Meningkatkan intensitas respirasi tanaman dan meningkatkan hidrolisis karbohidrat.
(2) Mengatur proses redoks in vivo.
(3) Ini mendorong sintesis ikatan peptida asam amino, yang kondusif untuk sintesis protein.
(4) Mendorong perkecambahan benih dan pertumbuhan awal bibit.
(5) Mempercepat perkecambahan dan pematangan, serta meningkatkan efektivitas fosfor dan kalsium.
2. Gejala kekurangan mangan:
Mesofil kehilangan warna hijaunya, tampak menguning di antara urat daun, dan terkadang serangkaian bintik hitam kecokelatan muncul dan berhenti tumbuh. Hal ini paling sering terjadi pada tanah dengan bahan organik tinggi dan tanah dengan pH netral hingga basa dengan kandungan mangan rendah.
Boron (B) di dalam tanahterutama hadir dalam bentuk asam borat (H3BO3 atau B(OH)3).
1. Fungsi utama:
(1) Berpartisipasi dalam sintesis karbohidrat dalam fotosintesis daun, memfasilitasi pengangkutannya ke akar.
(2) Menguntungkan sintesis protein, meningkatkan aktivitas fiksasi nitrogen rhizobia tanaman, dan meningkatkan jumlah fiksasi nitrogen.
(3) Meningkatkan kerja auksin dan meningkatkan ketahanan tanaman terhadap stres.
(4) Mendorong perkecambahan serbuk sari dan pemanjangan tabung serbuk sari, yang secara signifikan mempengaruhi pemupukan tanaman.
2. Gejala kekurangan boron:
Kotiledon tidak dapat berkembang secara normal, sehingga menyebabkan penumpukan karbohidrat di dalam daun, yang mempengaruhi pembentukan, pertumbuhan, dan perkembangan jaringan baru, mengakibatkan penebalan daun, penebalan tangkai daun, dan retak. Manifestasi yang umum termasuk terhambatnya pemanjangan ujung akar, seperti “kuncup tapi tidak ada bunga” pada kapas, “telinga tapi tidak ada buah” pada gandum, dan “cangkang tanpa biji” pada kacang tanah. Pada pohon buah-buahan yang kekurangan boron, laju pembuahannya rendah, buahnya berubah bentuk, dan dagingnya tersumbat atau mengering.
Molibdenum (Mo) di dalam tanahhadir dalam bentuk molibdat (MoO42-) dan molibdenum sulfida (MoS2).
1. Fungsi utama:
(1) Meningkatkan kapasitas fiksasi nitrogen tanaman dan meningkatkan kandungan protein.
(2) Meningkatkan intensitas fotosintesis.
(3) Menghilangkan efek racun dari akumulasi aluminium aktif pada tanaman di tanah asam.
2. Gejala defisiensi molibdenum:
Tanaman kerdil, pertumbuhan terhambat, daun kehilangan warna hijau, terjadi layu dan nekrosis.
Defisiensi molibdenum lebih sering terjadi pada tanah berpasir dibandingkan tanah liat. Ketika pH tanah meningkat, ketersediaan molibdenum juga meningkat.
Tag populer: campuran edta, produsen, pemasok, pabrik campuran edta Cina

